Rose is love

Mawar identik dengan cinta karena mawar bisa mengungkapkan betapa indahnya cinta, betapa romantisnya cinta.

Wanita

Wanita ibarat kelembutan yang rapuh, namun wanita memiliki kekuatan yang dasyat tak terkira.

Solo

Solo atau Surakarta merupakan kota eks karesidenan di Jawa Tengah. Solo adalah kota yang sangat berkembang tak kalah bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia.

Embun Pagi

Embun menetes tiap pagi hari, menyentuh dedaunan, bunga-bunga, dan segala permukaan di bumi. Embun sungguh menyejukkan hati kita, membeningkan pikiran kita.

Kucing

Kucing adalah hewan yang paling menyenangkan. Tingkah polahnya yang lucu bisa menghalau galau dan menggantikannya dengan senyum bahkan tawa.

Tuesday, August 11, 2015

Tangga Menuju Sukses


Pak Mario kira-kira bilang bahwa yang dapat mengobati luka sakit hati adalah pacar baru. Ngomong memang enak pak, yang menjalani ini yang kagak enak. 

Terus terang tak semudah omongan Pak Mario. Gak cuma aku tapi mungkin banyak orang yang merasakan hal yang sama dengan aku. Lain halnya bila orang itu memang sering gonta-ganti pacar. Dia akan dengan enteng saja menyatakan setuju dengan omongan Pak Mario. 

Bagiku pribadi, luka hati mungkin akan hilang terkikis oleh berjalannya waktu. Hilang seiring berjalannya waktu. Tentu butuh waktu yang tak singkat tergantung dengan bagaimana dalamnya cinta terhadap seseorang tersebut. 

Aku tak berusaha mencari pengganti. Aku sudah lelah. Pasrah pada kehendakNya sajalah yang kini kujalani. Pikiranku lebih mengarah pada usaha baruku yang kurintis sejak akhir bulan lalu. Aku harus fokus agar usahaku berjalan seperti yang kuharapkan. 

Inilah pengganti dari cinta yang “hilang” itu. Kualihkan segenap pikiranku ke arah bagaimana mengembangkan usaha baruku ini. Pembeli sudah mulai berdatangan. Tentu saja bukan datang ke toko fisikku, tetapi ke toko online-ku. Aku belum memiliki toko fisik. Selain karena aku tinggal di dalam perumahan, tentang modal pun belum mencukupi. Jualan secara offline pun juga kujalani, ada beberapa yang membeli. Aku yakin semakin lama akan semakin banyak pembeli maupun pelanggan baik secara online maupun secara offline. Semoga.

Sebuah grup di facebook untuk para wanita yang berbisnis yang mengadakan kursus online pun aku ikuti. Aku sangat membutuhkan ilmu-ilmu dalam berbisnis, khususnya bisnis online. Di grup ini aku diterima dengan sangat baik oleh dua orang ibu yang mengurusi grup ini. Dukungan semacam inilah yang sangat aku butuhkan. Seorang di antara keduanya adalah single parent juga sepertiku. Aku semakin tertantang untuk bisa mewujudkan keinginanku bahwa sebagai single parent pun bisa sukses. 

Namun sepertinya aku tak mendapat dukungan dari mantanku. Dulu sewaktu usaha handicraft mau bangkrut, dia pun membiarkan saja tanpa memberikan suntikan dana yang aku minta. Kali inipun dia diam saja. Bukankah uangku masih di sana puluhan juta lagi? Dia belum penuhi semua janjinya. Dan, uang mingguan untuk anak yang seharusnya diberikan Jumat kemarin, sampai hari ini pun belum kudapatkan. 

Keadaan-keadaan seperti inilah yang membuatku dendam. Aku dendam dengan keadaan yang seperti ini. Maka dari itu aku harus bisa bangkit segera. Beberapa seminar telah kuikuti. Aku semakin terpecut untuk segera “action” mengamalkan ilmunya dan segera memetik hasilnya. Ketakutan yang ada di diriku harus aku hilangkan. Merasa tak punya backingan, inilah penyebabnya. Sudahlah, para mentor tentu akan membantu dengan suka rela. 

Aku sudah memulai langkah pertama menuju tangga menuju sukses berikutnya. Aku harus kuat menjalaninya. Hal ini untuk aku pribadi dan untuk anakku semata wayang.
Aku harus sukses dengan segera, mengabarkan pada dunia bahwa aku bisa.

Saturday, August 8, 2015

Senandung Patah Hati

Senandung patah hati

Oh kau di sana yang tlah campakkanku
Mengapa tega nian?
Tak bisakah berkata-kata dengan baik
Bukan sekedar salahkanku semata

Seakan kau remas-remas hatiku
Pedih perih yang kurasakan
Asa ini masih tertinggal padamu
Sanggupkah aku 'tuk raih cinta yang lain?

Tak terbayang tentang sosok lain itu
Aku pun tak berusaha mendapatkan
Terlalu letih hati ini 'tuk bangkit
Membuka mata dan mencari cinta yang lain

Inilah senandung patah hatiku
Rasanya sakit teramat sakit
Bisakah kubangkit berdiri dan berjalan?
Aku bertanya pada diriku yang lemah

Hati Yang Terpenjara

Hati yang terpenjara

Ingin kurengkuh engkau …. 
Namun hanya bayang yang kudapat 
Di sini aku masih sendiri menyepi 
Kutampik semua pria yang datang mendekat 

Hatiku serasa masih ikut serta denganmu 
Di mana pun hatiku terasa terpenjara 
Meski pintu penjara tlah kau buka 
Namun hatiku tak hendak pergi menjauh 

Aku tak bisa lupakanmu barang sejenak 
Barangkali saja aku sudah gila 
Tepatnya aku tergila-gila pada dirimu 
Harga diri di diriku tak nampak lagi 

Kuterjang semua ketakwajaran ini 
Aku memanglah hanyalah aku 
Aku yang kurang dari kesempurnaan hidup 
Sementara engkau bergelimang nikmat 

Akankah bisa terwujud semua khayalku? 
Khayal untuk bisa duduk di sampingmu 
Bercengkerama bak pangeran dan permaisuri 
Berbahagia bergenderang kesukaan 

Mohon maafkan aku yang tak biasa

Detak Cinta


Malam telah larut melewati dini hari
Senja terlara telah kulewati
Inikah akhir dari penantianku?

Sekedar untuk menutup rangkaian puisiku
Beginikah cinta sejatiku berakhir?
Memang belum pernah sekalipun bersua

Sungguh aneh kisah cintaku yang ini
Tiga tahun lamanya waktu tersia
Tiga tahun lamanya cintaku teruji

Namun janji bertemu hanyalah janji
Tak merasa bersalah sedikitpun
Tlah campakkan hatiku yang tulus suci

Cinta ini masih berdenyut untuknya
Labil terkadang stabil
Detak cinta terkadang tak selaras

Hati dan asaku bergelayut pada denyut cinta
Menunggu irama detak yang teratur
Pertanda cinta berjalan selaras


 


Hati Yang Terdera

Hati yang terdera

Bahagia itu belum menghampiriku 
Sejenak kuterpaku pada lintasan waktuku 
Lama nian tlah kunanti hadirnya di sisi 

Sang waktu …. 
Memburu dan mendesakku ‘tuk segera 
Namun apalah dayaku sebagai manusia biasa 

Aku tlah dicampakkan oleh yang kusayang 
Hatiku meratap, tiada kata yang terucap 
Mataku merebak … tangis pun mengalir 

Aku tak kuasa melihatnya bersama yang lain 
Tak tega kubiarkan hatiku yang terdera 
Entah apa yang ‘kan kulakukan …